Post Details

  • Berita
  • Admin
  • 25 Jun 2026


Sambut Santri Baru Ponpes Manggisan Gelar Ayyamuttaarruf (Masa Pengenalan dan Edukasi Tradisi Pesantren)


Wonosobo-Pondok Pesantren Al Mubaarok Manggisan, Wonosobo, resmi memulai pekan pengenalan santri baru tahun ajaran 2026/2027 yang berlangsung pada Senin sampai Rabu (22-24/06/2026).

Kegiatan ini dinamai dengan AYYAMUTTA’ARUF. dan diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasantri (BEM) dengan menciptakan ruang awal untuk membentuk karakter santri yang adaptif dan kreatif bukan lagi sekedar kegiatan seremonial belaka.

Bp.Tamami selaku Lurah Pondok membuka rangkian acara Pekan Pengenalan yang terselengara di Mushola pondok (tempat penyelenggara) pada Senin (22/06/2026). Dengan memberikan wejangan dan motivasi kepada para santri,

“kalian adalah salah satu orang yang beruntung karena di takdirkan oleh Allah untuk mempelajari dan mendalami ilmu agama, karena banyak orang yang tidak ditakdirkan berada dan memperdalam ilmu agama di pondok” tuturnya.

Ayyamuta’aruf adalah serangkaian kegiatan orientasi yang bertujuan untuk mengenalkan santri baru dengan lingkungan,kebiasaan dan nilai-nilai yang dimiliki ponpes manggisan. Dalam kegiatan tersebut para santri baru dikenalkan dengan sejarah, filosofi,dan visi misi ponpes manggisan.

Pada hari ke dua (23/06/2026), Ketua keamanan pondok, kesehatan, dan kebersihan juga mengisi kegiatan ini dengan menyampaikan tata tertib dan aturan-aturan yang telah ditetapkan dipondok.

Rasa antusiame para peserta terlihat pada sesi challenge yang diberikan pada sesi fun time, dimana para host memberikan tanntangan dan para santri menerimanya. Canda tawa turut terukir pada saat para santri mengangkat tangan setinggi tingginya dan menyahut sambutan host supaya terpilih untuk maju kedepan, sorak sorai sesekali terdengar ketika salah satu santri mulai kebingungan dalam tantangan yang diberikan.

Hari ke tiga diisi oleh Bp Faid Khoiron selaku kepala sekolah Pendidikan Diniyyah Formal (PDF),dalam pidatonya beliau mengajak para santri baru untuk menguatkan tekat, niat dan kesungguhan dalam mencari ilmu.

Beliau juga mengutip ungkapan

يعطى الناس بقدر نيتهم

"Manusia akan diberikan (balasan) sesuai dengan kadar niat mereka"

Ungkapan ini menekankan bahwa kualitas, keberkahan, dan hasil dari suatu usaha sangat bergantung pada ketulusan serta tujuan utama yang ada di dalam hati seseorang.

Rangkaian acara ditutup dengan sambutan hangat kepada para santri baru oleh pengasuh, dilanjut dengan pembukaan program belajar mengajar bersama pengasuh yang membuka kajian dengan pemaknaan lafadz Bismillahirrahmanirrahim sebagai pondasi awal dalam menuntut ilmu dan mengawali setiap amal kebaikan.

_Tim Literasi_