Post Details

  • Berita
  • M Anis Khoirulumam
  • 15 Jun 2025


Konfercab XV GP Ansor Wonosobo Kukuhkan Kepengurusan Baru 2025


WONOSOBO – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Wonosobo sukses menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XV pada Minggu (15/6) di halaman Pondok Pesantren Al-Mubaarok, Kalibeber, Wonosobo. Selain sebagai forum laporan pertanggungjawaban dan evaluasi kinerja organisasi, Konfercab ini juga menjadi momentum penting untuk melantik ketua dan pengurus baru GP Ansor Wonosobo masa khidmah 2025–2029.

Kegiatan yang berlangsung sejak siang hingga sore hari itu dihadiri oleh ratusan kader GP Ansor dari berbagai kecamatan di Wonosobo. Hadir pula sejumlah tokoh kunci, baik dari unsur Nahdlatul Ulama (NU), pemerintah daerah, maupun dari PW GP Ansor Jawa Tengah dan DIY. Suasana penuh semangat terpancar sejak awal, saat yel-yel "Ansor Masa Depan, Bisa!" menggema membuka acara.

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Wonosobo, KH Abdurrohman Efendi, dalam sambutannya menegaskan bahwa Konfercab bukan sekadar rutinitas lima tahunan, tetapi titik tolak penguatan peran pemuda NU dalam pembangunan keumatan dan kebangsaan.

“Saya berharap konferensi ini tidak hanya menghasilkan ketua, tetapi juga melahirkan semangat baru dan program-program kerja yang menyentuh kebutuhan umat. GP Ansor harus tetap menjadi benteng ideologi Ahlussunnah wal Jama’ah,” tegasnya.

 

Sementara itu, tuan rumah sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Al-Mubaarok, KH Nur Hidayatulloh, menyampaikan apresiasinya atas peran aktif GP Ansor dalam mendampingi masyarakat, terutama di bidang keagamaan, sosial, dan pendidikan.

“Ansor ke depan harus lebih baik, bukan hanya dari sisi kuantitas kader, tapi juga kualitas intelektual dan spiritualitas. Keduanya harus dibangun secara seimbang,” ujarnya.

 

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, S.Ag., juga turut hadir dan memberikan sambutan. Ia menyebut GP Ansor sebagai elemen penting dalam struktur sosial masyarakat Wonosobo yang senantiasa hadir dalam kerja-kerja kemanusiaan.

“Saya mengapresiasi kiprah Ansor yang selama ini aktif terlibat dalam pelayanan masyarakat, mulai dari kebencanaan hingga edukasi kesehatan dan keagamaan. Saya berharap kolaborasi antara GP Ansor dan Pemkab Wonosobo dapat terus diperkuat,” ungkapnya.

 

Dari unsur wilayah, Ibnu Aqil selaku Koordinator Wilayah PW GP Ansor Jateng dan DIY, menyampaikan harapannya agar sinergi antara organisasi dan pemerintah daerah tidak hanya dijaga, tetapi juga ditingkatkan dalam bentuk aksi nyata di masyarakat.

“Ansor bukan sekadar organisasi pemuda, tapi salah satu komponen strategis dalam mendukung visi pembangunan daerah. Maka sinergitas dengan pemerintah harus terus dipupuk,” ujarnya.

 

Sebelum ditutup, KH Athoillah Asy’ari menyampaikan tausiyah singkat namun mendalam kepada seluruh kader yang hadir. Ia mengingatkan bahwa amanah organisasi adalah bentuk tanggung jawab moral dan spiritual yang harus ditunaikan dengan sungguh-sungguh.

“Amanah itu berat. Pegang pesan KH Muntaha Al-Hafidz: kober, bener, pinter. Ini bukan sekadar slogan, tapi prinsip dasar dalam berkhidmah di Ansor,” katanya.

 

Setelah sesi istirahat, rangkaian acara dilanjutkan dengan sidang pleno. Dalam sidang tersebut, dilakukan pendemisioneran kepengurusan lama, sekaligus pemilihan ketua baru GP Ansor Wonosobo. Proses pemilihan berlangsung demokratis dan penuh musyawarah antar-kader.

Ketua terpilih nantinya akan memimpin organisasi selama lima tahun ke depan, dengan tanggung jawab besar untuk menjaga semangat kaderisasi, memperluas jejaring dakwah, dan membangun peran strategis Ansor dalam menjawab tantangan zaman.

Konfercab XV ini menjadi penanda bahwa GP Ansor Wonosobo terus bergerak maju dalam menjaga tradisi, memperkuat intelektualitas, dan menebarkan manfaat bagi umat dan bangsa. Melalui kepemimpinan yang baru, organisasi ini diharapkan semakin solid, responsif, dan inovatif dalam menjawab dinamika masyarakat modern.